Bek kiri veteran Liverpool, Andy Robertson, secara resmi mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan Anfield pada penghujung musim 2025/2026. Keputusan ini menandai berakhirnya pengabdian selama sembilan tahun yang penuh dengan prestasi dan loyalitas bagi klub asal Merseyside tersebut. Kontrak Robertson dijadwalkan berakhir pada musim panas mendatang, dan kedua belah pihak sepakat untuk tidak melakukan perpanjangan.
BACA JUGA : Spekulasi Masa Depan Alejandro Garnacho: Antara Bertahan di Eropa atau Menuju Argentina
Transformasi dari Hull City Menjadi Legenda Anfield
Didatangkan dari Hull City pada musim panas 2017 dengan nilai transfer yang relatif terjangkau, Andy Robertson bertransformasi menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia di bawah arahan tim teknis Liverpool. Selama hampir satu dekade, pemain internasional Skotlandia ini menjadi komponen vital dalam filosofi permainan menyerang yang diterapkan di Anfield.
Pencapaian Robertson bersama Liverpool mencakup hampir seluruh trofi bergengsi yang tersedia di level klub:
- Premier League: Meraih dua gelar juara, termasuk memutus dahaga gelar liga selama 30 tahun pada musim 2019/2020.
- Liga Champions: Menjadi bagian dari skuad yang mengangkat trofi di Madrid.
- Kompetisi Domestik: Mengoleksi satu medali juara Piala FA dan dua gelar Piala Liga (Carabao Cup).
Alasan di Balik Keputusan Pergi
Dalam wawancara resminya melalui laman klub, Robertson mengakui bahwa memutuskan untuk berpisah dengan Liverpool adalah proses yang emosional. Baginya, Liverpool bukan sekadar tempat bekerja, melainkan bagian integral dari kehidupan pribadi dan keluarganya selama sembilan tahun terakhir.
“Tidak pernah mudah meninggalkan klub seperti Liverpool. Namun, saya menyadari bahwa dalam sepak bola, pemain dan staf akan terus berputar, sementara klub dan pendukungnya akan tetap ada secara permanen,” ungkap Robertson.
Pemain berusia 32 tahun ini merasa bahwa musim ini adalah momentum yang paling tepat untuk mengakhiri babaknya di Liverpool. Ia percaya bahwa tim memerlukan regenerasi dan dirinya pun siap untuk mencari tantangan baru di pengujung karier profesionalnya.
Misi Terakhir di Musim 2025/2026
Meski sudah dipastikan akan hengkang, fokus Robertson tetap sepenuhnya tertuju pada sisa kompetisi musim ini. Ia berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal guna membantu Liverpool finis di posisi terbaik di klasemen Premier League.
Selain itu, tantangan besar menanti di kompetisi Eropa. Robertson bertekad membantu tim melakukan aksi comeback saat menghadapi Paris Saint-Germain di babak perempat final Liga Champions. Mengingat reputasinya sebagai pemain yang pantang menyerah, para pendukung Liverpool berharap Robertson dapat memberikan perpisahan yang manis dengan satu trofi tambahan sebelum benar-benar meninggalkan Merseyside.
Kepergian Robertson akan meninggalkan lubang besar di lini pertahanan dan kepemimpinan Liverpool. Namun, dengan warisan prestasi yang ditinggalkannya, ia dipastikan akan selalu dikenang sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah modern klub.
