Pukulan Telak bagi Arema FC: Achmad Maulana Alami Cedera ACL, Absen Hingga Akhir Musim

Pukulan Telak bagi Arema FC: Achmad Maulana Alami Cedera ACL, Absen Hingga Akhir Musim

MALANG – Arema FC harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan salah satu pemain andalannya, Achmad Maulana Syarif, yang divonis mengalami cedera parah. Achmad Maulana dipastikan absen hingga akhir musim Super League 2025-2026 setelah hasil pemeriksaan menunjukkan ia mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).

Baca Juga : Erick Thohir Tunjuk Alexander Zwiers sebagai Dirtek PSSI, Fokus Awal Dampingi Timnas Senior

Cedera ini dialami sang pemain saat laga pekan ketiga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (22/8/2025). Achmad Maulana yang menjadi andalan di sektor pertahanan harus ditarik keluar pada menit ke-31 dan digantikan oleh Bayu Setiawan.

Kronologi dan Tingkat Keparahan Cedera
Menurut General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, cedera yang menimpa Achmad Maulana bukanlah akibat benturan dengan pemain lawan, melainkan karena kesalahan tumpuan saat bergerak.

“Dia cedera pas lawan Bhayangkara. Sebenarnya tidak ada benturan, cuma salah tumpuan saja,” ungkap Yusrinal. “Cuma ternyata disayangkan setelah MRI dua kali, setelah kemarin dibawa ke dokter ortopedi untuk memastikan cederanya seperti apa, sudah di-judge kena ACL dan harus operasi. Jadi mungkin dia tidak bisa bertanding sampai akhir musim,” tambahnya.

Proses pemulihan cedera ACL dikenal memakan waktu yang sangat panjang. Menurut dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.K.O., rehabilitasi normal untuk cedera seperti ini memerlukan waktu minimal sembilan bulan, bahkan idealnya satu tahun.

“Fisioterapi penyembuhan luka, pemulihan fungsi lututnya, kemudian memperkuat struktur sendinya untuk aktivitas intensitas tinggi itu biasanya sekitar sembilan bulan. Kalau diburu-buru rawan cedera ulang untuk kasus cedera seperti ini,” jelas dr. Nanang.

Dampak bagi Skuad Singo Edan
Absennya Achmad Maulana menjadi pukulan telak bagi Arema FC dan pelatih Marcos Santos. Pemain muda ini adalah andalan di sektor kanan pertahanan. Dengan cederanya Achmad Maulana, tim pelatih kini harus memutar otak untuk mencari pengganti yang sepadan demi menjaga kekuatan tim di sisa musim kompetisi.

Tentu saja, kehilangan pemain kunci di tengah musim akan sangat memengaruhi strategi dan performa tim, terutama dalam menghadapi persaingan ketat di Super League.